Kabupaten OKI – Dalam pemberitaan dari media transkapua.com bahwa pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab OKI) melakukan pemeriksaan terhadap 202 kendaraan dinas yang digunakan oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah di wilayah tersebut. Langkah yang diklaim sebagai upaya efisiensi anggaran ini menuai sorotan dari berbagai pihak yang mempertanyakan transparansi serta efektivitasnya.
Salah satu masyarakat kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang tidak ingin disebutkan namanya bercerita kepada insan pers pada Rabu (5/3), bahwa berita ditayangkan oleh mas Tris tersebut terlalu di besar-besarkan.
“Adapun pemerintah kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang memeriksa 202 Kendaraan Dinas pada hari Senin 3 Maret 2025.” Semua itu bertujuan untuk memastikan supaya aset milik pemerintah daerah tercatat dengan baik serta dapat dibuktikan keberadaannya secara fisik. Katanya
Padahal banyak kendaraan dinas tidak jelas atau tidak โkaruanโ juga di zaman mantan Bupati dan Wakil bupati OKI tahun 2019-2024 pernah ada kendaraan roda 4 konon katanya diduga ada yang hilang di curi orang.
“Pernah juga di beritakan oleh salah satu media realitanews.com.” Bahwa ๐๐๐ง๐ญ๐ฎ๐๐ง ๐๐ฅ๐ฌ๐ข๐ง๐ญ๐๐ง ๐๐ง๐ญ๐ฎ๐ค ๐๐๐ญ๐๐ง๐ข ๐๐ข๐๐ฎ๐ ๐ ๐๐ข๐ฃ๐๐๐ข๐ค๐๐ง “๐๐ฃ๐๐ง๐ ๐๐ข๐ฌ๐ง๐ข๐ฌ” ๐๐ฅ๐๐ก ๐๐ค๐ง๐ฎ๐ฆ ๐๐๐ง๐ญ๐๐ง ๐๐๐๐ฎ๐ฉ ๐๐๐ ๐๐ฎ๐ฆ๐๐๐ฅ ๐๐ฎ๐ก๐๐ฆ๐๐ ๐๐๐ค๐๐๐ซ ๐๐จ๐๐ข๐ช. Ungkapnya
Terkait kendaraan yang tidak karuan, apakah pihak pemkab OKI akan melakukan peninjauan atau pemeriksaan kendaraan alsintan dan kendaraan yang diduga hilang tersebut.”Pungkasnya
Terkait kendaraan yang tidak karuan, hilang dan bantuan alsintan yang juga tidak jelas tersebut, apakah pemkab OKI akan melakukan pemeriksaan ulang.”Pungkasnya
















